Prestasi
atau Sensasi ?
Wah, teman-teman pasti menyenangkan sekali yah, kalo kita
bisa jadi populer. Ups, populer. Apa itu populer?
Ya, populer atau terkenal pastinya kita dikenal banyak
orang. Istilah gampangnya siapapun dan dimanapun banyak orang yang tahu
siapakah kita.
Menyenangkan bukan? Karena kalo jadi terkenal, selain
banyak orang yang tahu, kita juga bakal punya banyak keuntungan. Salah satunya,
kita punya banyak teman, kesana-sini banyak yang nyapa, dan pastinya, ini yang
gak kalah menyenangkan. Punya banyak fans.
Belum lagi, kita pasti akan selalu terlihat beken
disuasana apapun. Yang jelas gak bakal mati gaya deh, jadi orang yang
populer. Tambah lagi tuh, nilai
plus-nya.
Tapi kok artikel ini, kepalanya bertuliskan prestasi atau
sensasi, yah? Apa hubungannya dengan terkenal dan populer?
Eits, tunggu dulu teman-teman…. Kalo menurut hemat saya,
dua hal yang akan saya bahas ini, jelas berhubungan banget dengan kehidupan
orang-orang yang sudah terkenal. Kenapa? Karena, dalam realitanya kita pasti banyak
menjumpai orang-orang yang sudah populer dan kita sebagai calon komentator yang baik, pasti
akan membaca-baca, karena sebab apakah mereka populer? Apa karena sensasi atau prestasi?
Sebenarnya sih, tanpa perlu ditanyakan teman-teman pastinya
bisa dong menyimpulkan sendiri. Caranya, teman-teman bisa melihat dari gaya dan
eksistensi orang terkenal yang teman-teman tuju. Biasanya, ini akan terbaca secara
tidak langsung dari cara berpenampilan orang-orang itu (baca: orang terkenal). Memang,
cara ber-fashion tidak menjadi tolok ukur utama. Tapi, justru inilah yang akan
menjadi cerminan kepribadian kita yang pertama kali terlihat. Karena, you are
you wear. So, begini nih gambarannya..
Orang yang memilikki ketenaran karena prestasi, pasti akan
selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk orang-orang sekitarnya. Dia tak
pernah lalai untuk mendedikasikan waktunya demi hal-hal yang bermanfaat. Dalam
menjalani hidupnya, dia memegang prinsip hidup yang kuat dan motivasi yang
super oke.
Asal teman-teman tahu, orang-orang ini juga selalu
bergaya biasa saja. Dia berusaha menjadi diri sendiri, dan sebisa mungkin
memperkuat eksistensinya dengan gaya-gaya yang wajar tapi tetap elegan. Dia pun
selalu bisa menempatkan diri disegala situasi, dia gak canggung, dan pastinya
selalu bisa beradaptasi.
Dan, ini dia poin pentingnya. Ketenaran seseorang yang
muncul karena prestasi, tak akan mudah surut meski banyak orang lain yang
bermunculan. Dia akan tetap ada dipermukaan, walaupun gak sedikit orang-orang
lain yang berusaha menandinginya. Ini
pun sudah menjadi rahasia public, kalo orang yang punya segudang prestasi
namanya pasti akan selalu dikenang oleh banyak orang dan lama-lama seperti
menjadi legenda.
Teman- teman bisa kok membayangkan siapa saja kira- kira
tokoh-tokoh yang ada di jajaran ini. Contohnya, dan masih banyak lagi. Mereka
memilikki banyak sekali prestasi bukan? Teman-teman secara langsung atau pun
tidak, pasti mengakui kalo nama mereka sudah menjadi legenda, iya kan?
Kalo gitu bagaimana dengan orang yang terkenal karena
sensasi ?
Yap,
orang ini memilikki gaya yang biasanya tidak lazim. Tidak lazim disini
Maksudnya, gayanya
tidak biasa. Selalu harus ada sesuatu yang beda untuk ditampilkan. Bahkan
dengan gaya yang paling aneh sekali pun, mereka akan dengan senang hati untuk
tampil ke depan public. Tidak cuma dari segi fashion sih, bisa jadi dari gaya
bicaranya, tingkah lakunya di depan umum. Bisa dibayangin kan?
Maka tak jarang, orang-orang ini memilikki cara hidup
yang glamour. Mereka bukan mementingkan kualitas intelektual. Tapi, mereka
menonjolkan sesuatu baru yang kemudian menjadi pusat perhatian banyak orang.
Meskipun (mungkin) mereka harus bergaya paling aneh bin nyentrik menurut
masyarakat. Uniknya, mereka tidak menganggap itu aneh karena justru itulah yang
akan menjadikan mereka sebagai trendsetter.
Hasilnya, mereka akan selalu berusaha mati-matian agar
tidak surut. Meski materi sudah banyak yang dihamburkan, mereka tidak akan
mempermasalahkan. Yang penting bagi mereka, bagaimana caranya tetap populer dan
tidak tersingkir.
Jadi, orang-orang seperti ini harus mengimbangi gaya
hidupnya dengan kantong yang tebal. Kalo tidak, bisa jadi? Mereka ini akan mudah tersingkir
eksistensinya. Ya, mungkin tidak semua seperti itu, sih. Karena ini menurut
hemat admin. Gimana kalo menurut teman-teman?
Mau terkenal pake yang mana, prestasi atau sensasi?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar