Rabu, 09 September 2015



Prestasi atau Sensasi ?
            Wah, teman-teman pasti menyenangkan sekali yah, kalo kita bisa jadi populer. Ups, populer. Apa itu populer?
            Ya, populer atau terkenal pastinya kita dikenal banyak orang. Istilah gampangnya siapapun dan dimanapun banyak orang yang tahu siapakah kita.
            Menyenangkan bukan? Karena kalo jadi terkenal, selain banyak orang yang tahu, kita juga bakal punya banyak keuntungan. Salah satunya, kita punya banyak teman, kesana-sini banyak yang nyapa, dan pastinya, ini yang gak kalah menyenangkan. Punya banyak fans.
            Belum lagi, kita pasti akan selalu terlihat beken disuasana apapun. Yang jelas gak bakal mati gaya deh, jadi orang yang populer.  Tambah lagi tuh, nilai plus-nya.
            Tapi kok artikel ini, kepalanya bertuliskan prestasi atau sensasi, yah? Apa hubungannya dengan terkenal dan populer?
            Eits, tunggu dulu teman-teman…. Kalo menurut hemat saya, dua hal yang akan saya bahas ini, jelas berhubungan banget dengan kehidupan orang-orang yang sudah terkenal. Kenapa? Karena, dalam realitanya kita pasti banyak menjumpai orang-orang yang sudah populer dan kita  sebagai calon komentator yang baik, pasti akan membaca-baca, karena sebab apakah mereka populer? Apa karena sensasi  atau prestasi?
            Sebenarnya sih, tanpa perlu ditanyakan teman-teman pastinya bisa dong menyimpulkan sendiri. Caranya, teman-teman bisa melihat dari gaya dan eksistensi orang terkenal yang teman-teman tuju. Biasanya, ini akan terbaca secara tidak langsung dari cara berpenampilan orang-orang itu (baca: orang terkenal). Memang, cara ber-fashion tidak menjadi tolok ukur utama. Tapi, justru inilah yang akan menjadi cerminan kepribadian kita yang pertama kali terlihat. Karena, you are you wear. So, begini nih gambarannya..
            Orang yang memilikki ketenaran karena prestasi, pasti akan selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk orang-orang sekitarnya. Dia tak pernah lalai untuk mendedikasikan waktunya demi hal-hal yang bermanfaat. Dalam menjalani hidupnya, dia memegang prinsip hidup yang kuat dan motivasi yang super oke.
            Asal teman-teman tahu, orang-orang ini juga selalu bergaya biasa saja. Dia berusaha menjadi diri sendiri, dan sebisa mungkin memperkuat eksistensinya dengan gaya-gaya yang wajar tapi tetap elegan. Dia pun selalu bisa menempatkan diri disegala situasi, dia gak canggung, dan pastinya selalu bisa beradaptasi.
            Dan, ini dia poin pentingnya. Ketenaran seseorang yang muncul karena prestasi, tak akan mudah surut meski banyak orang lain yang bermunculan. Dia akan tetap ada dipermukaan, walaupun gak sedikit orang-orang lain yang  berusaha menandinginya. Ini pun sudah menjadi rahasia public, kalo orang yang punya segudang prestasi namanya pasti akan selalu dikenang oleh banyak orang dan lama-lama seperti menjadi legenda.
            Teman- teman bisa kok membayangkan siapa saja kira- kira tokoh-tokoh yang ada di jajaran ini. Contohnya, dan masih banyak lagi. Mereka memilikki banyak sekali prestasi bukan? Teman-teman secara langsung atau pun tidak, pasti mengakui kalo nama mereka sudah menjadi legenda, iya kan?
            Kalo gitu bagaimana dengan orang yang terkenal karena sensasi ?
Yap, orang ini memilikki gaya yang biasanya tidak lazim. Tidak lazim disini
Maksudnya, gayanya tidak biasa. Selalu harus ada sesuatu yang beda untuk ditampilkan. Bahkan dengan gaya yang paling aneh sekali pun, mereka akan dengan senang hati untuk tampil ke depan public. Tidak cuma dari segi fashion sih, bisa jadi dari gaya bicaranya, tingkah lakunya di depan umum. Bisa dibayangin kan?
            Maka tak jarang, orang-orang ini memilikki cara hidup yang glamour. Mereka bukan mementingkan kualitas intelektual. Tapi, mereka menonjolkan sesuatu baru yang kemudian menjadi pusat perhatian banyak orang. Meskipun (mungkin) mereka harus bergaya paling aneh bin nyentrik menurut masyarakat. Uniknya, mereka tidak menganggap itu aneh karena justru itulah yang akan menjadikan mereka sebagai trendsetter.
            Hasilnya, mereka akan selalu berusaha mati-matian agar tidak surut. Meski materi sudah banyak yang dihamburkan, mereka tidak akan mempermasalahkan. Yang penting bagi mereka, bagaimana caranya tetap populer dan tidak tersingkir.
            Jadi, orang-orang seperti ini harus mengimbangi gaya hidupnya dengan kantong yang tebal. Kalo tidak, bisa jadi?  Mereka ini akan mudah tersingkir eksistensinya. Ya, mungkin tidak semua seperti itu, sih. Karena ini menurut hemat admin. Gimana kalo menurut teman-teman?
            Mau terkenal pake yang mana, prestasi atau sensasi?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar